Selasa, 06 November 2012
Senin, 05 November 2012
Sabtu, 03 November 2012
Senin, 15 Oktober 2012
Mengapa Perusahaan Melakukan Segmentasi Pasar
Diposting oleh Tika Yuliasih | di 19.54 | 0 komentar
PENDAHULUAN
Segmentasi Pasar Membagi
sebuah pasar ke dalam kelompok-kelompok pembeli yang khas berdasarkan
kebutuhan, karakteristik atau perilaku yang mungkin membutuhkan produk atau
bauran pemasaran yang terpisah.
Segmentasi pasar adalah
sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif. Kita perlu secara
kreatif mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar
(Hermawan Kertajaya). Segmentasi pasar sangatlah penting di dalam bisnis dan
pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris-iris pasar terlalu kecil,
segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun
usaha. Peranan segmentasi dalam marketing :
1.
Memungkinkan kita untuk lebih fokus masuk ke pasar sesuai keunggulan kompetitif
perusahaan kita.
2.
Mendapatkan input mengenai peta kompetisi dan posisi kita di pasar.
3.
Merupakan basis bagi kita untuk mempersiapkan strategi marketing kita
selanjutnya.
4.
Faktor kunci mengalahkan pesaing dengan memandang pasar dari sudut unik dan
cara yang berbeda.
PEMBAHASAN
Mengapa menggunakan segmentasi pasar?
Segmentasi pasar adalah cara yang efektif untuk meningkatkan efektivitas pemasaran Anda, dibandingkan jika Anda melakukan pemasasaran dengan cara yang sama untuk seluruh target pasar Anda.Segmentasi pasar melibatkan membagi potensi pasar untuk suatu produk ke dalam kelompok orang yang memiliki kebutuhan yang sama, dan kemudian mengatasi kebutuhan ini secara terfokus.
Manfaat dan Kelemahan Segmentasi
Banyaknya perusahaan yang melakukan segmentasi pasar atas dasar pengelompokkan variabel tertentu. Dengan menggolongkan atau mensegmentasikan pasar seperti itu, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan yang lebih penting lagi agar operasi perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif (Porter, 1991).
Manfaat yang lain dengan dilakukannya segmentasi pasar, antara lain:
1. Perusahaan akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai kecenderungan-kecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah.
2. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
3. Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
4. Dapat mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
5. Dapat digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periode-periode dimana reaksi pasar cukup besar.
Gitosudarmo (2000) menambahkan manfaat segmentasi pasar ini, sebagai berikut:
1. Dapat membedakan antara segmen yang satu dengan segmen lainnya.
2. Dapat digunakan untuk mengetahui sifat masing-masing segmen.
3. Dapat digunakan untuk mencari segmen mana yang potensinya paling besar.
4. Dapat digunakan untuk memilih segmen mana yang akan dijadikan pasar sasaran.
Sekalipun tindakan segmentasi memiliki sederetan keuntungan dan manfaat, namun juga mengandung sejumlah resiko yang sekaligus merupakan kelemahan-kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri, antara lain:
1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
2. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan.
3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon.
4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa.
Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme sesama produsen untuk produk dan segmen yang sama.
Memenuhi Kebutuhan Pelanggan Dengan Lebih Baik
Anda dapat memenuhi kebutuhan pelanggan lebih baik dengan segmentasi pasar. Meskipun Anda sedang menjual produk dasar yang sama untuk semua segmen, Anda dapat mengembangkan paket add-on produk dan layanan untuk setiap kelompok yang berbeda.
Anda juga dapat
mempertimbangkan strategi untuk segmen pasar Anda. Ketika Anda telah memutuskan
bagaimana segmen pasar mana yang Anda inginkan, maka Anda dapat merancang
strategi pemasaran yang tepat untuk setiap segmen.
Menentukan Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar sebagai
landasan untuk menentukan strategi marketing harus memiliki kriteria sebagai
berikut:
1.Mudah Diakses
Dapatkah Anda
mencapai segmen melalui biaya komunikasi yang efektif dan praktis termasuk alur
distribusi?
2.Terukur
Dapatkah
Anda memperkirakan ukuran segmen sehingga Anda dapat mengalokasikan sesuai
anggaran pemasaran?
3.Substansial
Apakah
segmentasinya besar dan cukup tahan lama untuk membenarkan kegiatan pemasaran
sendiri?
4.Layak
Dapatkah
orang-orang dalam segmen membeli produk Anda dan mereka melihat keuntungan yang
jelas dan diinginkan dibandingkan dengan produk lainnya atau jasa?
Segmen
yang mewakili proporsi kecil dari pasar secara keseluruhan dikenal sebagai
ceruk pasar (niche market). Niche pemasaran ini umumnya paling efektif ketika
harga produk sangat tinggi atau ketika pasar sangat besar. Di niche market
dengan pasar yang sangat besar ini, segmen yang mewakili hanya 2% dari total
pasar mungkin cukup besar untuk mempertahankan bisnis
Dasar Umum Segmentasi Pasar
Ada empat dasar umum untuk segmentasi pasar Anda:
1.Geografis: Segmentasi ini membagi pasar menjadi unit-unit geografi yang berbeda,
seperti negara, propinsi, kabupaten, kota, wilayah, daerah atau kawasan. Jadi
dengan segmentasi ini, pemasar memperoleh kepastian kemana atau dimana produk ini harus
dipasarkan.
2.Demografi: Segmentasi
ini memberikan gambaran bagi pemasar kepada siapa produk ini harus ditawarkan.
Jawaban atas pertanyaan kepada siapa dapat berkonotasi pada umur, jenis
kelamin, jumlah anggota keluarga, siklus kehidupan keluarga seperti anak-anak,
remaja, dewasa, kawin/ belum kawin, keluarga muda dengan satu anak, keluarga
dengan dua anak, keluarga yang anak-anaknya sudah bekerja dan seterusnya. Dapat
pula berkonotasi pada tingkat penghasilan, pendidikan, jenis pekerjaan,
pengalaman, agama dan keturunan
misalnya: Jawa, Madura, Bali, Manado, Cina dan sebagainya..
misalnya: Jawa, Madura, Bali, Manado, Cina dan sebagainya..
3.Psikografis : Pada segmentasi ini pembeli dibagi menjadi kelompok-kelompok
berdasarkan:
a. Status sosial, misalnya: pemimpin masyarakat, pendidik, golongan elite, golongan menengah, golongan rendah.
b. Gaya hidup misalnya: modern, tradisional, kuno, boros, hemat, mewah dan sebagainya.
c. Kepribadian, misalnya: penggemar, pecandu atau pemerhati suatu produk.
a. Status sosial, misalnya: pemimpin masyarakat, pendidik, golongan elite, golongan menengah, golongan rendah.
b. Gaya hidup misalnya: modern, tradisional, kuno, boros, hemat, mewah dan sebagainya.
c. Kepribadian, misalnya: penggemar, pecandu atau pemerhati suatu produk.
4.Perilaku: Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan pada
pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka terhadap suatu produk. Banyak
pemasar yakin bahwa variabel tingkah laku merupakan awal paling baik untuk
membentuk segmen pasar.
Contoh Segmen Pasar
Segmen pasar harus selalu berbeda satu sama lain namun orang-orang dalam setiap segmen harus sama dengan cara yang relevan.
Sebagai contoh misalnya
user gaming computer (komputer-permainan)
dan desainer grafis.
Pengguna komputer untuk bermain game ingin membeli komputer dengan dengan
kemampuan grafis berkualitas tinggi dan waktu proses cepat. Sedangkan desainer
grafis, di satu sisi akan mencari sebuah mesin yang dapat menangani file grafis
besar dan membiarkan mereka beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lain dengan
cepat.
Pada kenyataannya,
kebutuhan mereka dapat dipenuhi oleh produk yang sama. Tetapi karena Anda
selalu harus fokus pada manfaat daripada fitur ketika mempromosikan produk.
Kedua kelompok harus diperlakukan sebagai segmen pasar yang berbeda. Anda akan
menekankan kemampuan gaming computer
untuk satu kelompok, dan kemampuan grafis desain untuk kelompok lainnya.
Ini adalah dasar untuk
segmentasi, karena tiap individu pada masing-masing kelompok akan memiliki
kebutuhan yang sama.
KESIMPULAN
- Segmentasi pasar adalah membagi target market Anda ke dalam beberapa group dimana masing-masing bagian di dalam group ini akan merespon produk/jasa Anda dengan cara yang hampir sama.
- Segmentasi pasar konsumen adalah berdasarkan geografi, demografi, faktor psikografis dan perilaku.
- Agar bermanfaat, segmen pasar harus dapat diakses, terukur, substansial dan layak.
- Segmentasi pasar bertujuan untuk membuat pemasaran Anda lebih efektif, dan juga dapat membantu Anda melayani kebutuhan pelanggan Anda lebih baik.
Jumat, 08 Juni 2012
Mengomentari Pasal 7 ayat (6) dan Pasal 7 ayat (6A)
Diposting oleh Tika Yuliasih | di 20.52 | 0 komentar
DPR menetapkan akan
menaikan harga BBM yang di dasarkan oleh pasal 7 ayat (6a) yang
menggatikan pasal sebelumnya yaitu pasal 7 ayat 6.
Menurut
pandangan saya pemerintah mempunyai kewenangan legislasi dalam
menetapkan kenaikan BBM yang di kaji dari berbagai aspek pemerintahan
dan kesejahteraan masyarakat, yaitu dengan menambahkan pasal 7 ayat 6
menjadi pasal 7 ayat 6a yang berbunyi “pemerintah bisa menaikkan BBM
bila harga minyak mentah dunia berfluktuasi lebih atau kurang dari 15%
dari asumsi” yang bertolak belakang dengan pasal sebelumnya “harga jual
BBM bersubsidi tidak boleh mengalami kenaikan”. Dari bunyi pasal
tersebut bahwa “Pasal 7 ayat 6 dan 6a tidak hirarkis, itu adalah
sederajat. Pasal 7 ayat 6 secara yuridis mati dengan sendirinya dengan
lahirnya pasal 7 ayat 6a, jika sudah ditetapkan pemerintah. Oleh karena
itu saya berpendapat juga seharusnya pemerintah dapat berbijaksana
dalam pengambilan keputusan yang sebaik-baiknya dengan diberi selang
waktu 6 bulan tidak akan menaikan harga BBM pemerintah seharusnya
mengkaji keseluruh dan akibatnya jika menaikan harga BBM tersebut.
Pemerintah seharusnya banyak memikirkan rakyatnya jika harga BBM akan
dinaikan, apakah kesejahteraan hidupnya akan baik atau tidak. Jika harga
BBM akan di naikan seharusnya pemerintah memberikan solusi yang terbaik
untuk rakyat bukan hanya kepentingan pemerintah pribadi. Jika rakyat
dapat hidup makmur dan sejahtera otomatis pemerintah tidak akan menjadi
terbebankan oleh rakyat, pemerintah dapat lebih fokus dengan bagaimana
cara mengembangkan Negara lagi dari berbagai aspek, seperti pendidikan,
budaya, ekonomi, dll menjadi negara yang lebih maju.
Ketahanan Nasional Negara Indonesia
Diposting oleh Tika Yuliasih | di 20.49 | 0 komentar
A. Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia
Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.
Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.
Contoh Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) :
- Ancaman di dalam negeri : Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia.
- Ancama dari luar negeri : Contohnya adalah infiltrasi, subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat, udara dan laut oleh musuh dari luar negri. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa ketahanan nasional ialah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya, menuju kejayaan bangsa dan negara.
B. Latar Belakang Ketahanan Nasional
Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain, karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Terbukti, setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI, ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul, dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis.
Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain, karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Terbukti, setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI, ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul, dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis.
C. Pokok-Pokok Pikiran Ketahanan Nasional
1. Manusia Berbudaya; manusia bermasyarakat untuk mendapatkan kebutuhan
hidupnya yaitu, kesejahteraan, keselamatan, dan keamanan. Ketiga hal
itu adalah hakekat dari ketahanan nasional yang mencakup dan meliputi
kehidupan nasional yaitu aspek alamiah dan aspek sosial.
Aspek alamiah meliputi :
- Posisi dan lokasi geografi negara,
- Keadaan dan kekayaan alam,
- Keadaan dan kemampuan penduduk.
- Ideologi,
- Politik,
- Sosial,
- Budaya,
- Pertahanan dan Keamanan.
2. Tujuan Nasional, Falsafah Bangsa & Ideologi Negara;Tujuan nasional menjadi
pokok pikiran dalam ketahanan nasional karena suatu organisasi apapun bentuknya dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan akan selalu berhadapan dengan masalah-masalah yang internal dan eksternal, demikian pula dengan negara dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu situasi dan kondisi yang siap untuk menghadapinya. Indonesia, Falsafah dan Ideologi menjadi pokok pikiran ketahanan nasional diperoleh dari Pembukaan UUD 1945.
pokok pikiran dalam ketahanan nasional karena suatu organisasi apapun bentuknya dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan akan selalu berhadapan dengan masalah-masalah yang internal dan eksternal, demikian pula dengan negara dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu situasi dan kondisi yang siap untuk menghadapinya. Indonesia, Falsafah dan Ideologi menjadi pokok pikiran ketahanan nasional diperoleh dari Pembukaan UUD 1945.
D. Asas-Asas Ketahanan Nasional Indonesia
1. Asas kesejahteraan dan keamanan
Kesejahteraan dan kemanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional dan merupakan nilai intrinsik yang ada padanya. Dalam realisasinya kondisi kesejahteraan dan keamanan dapat dicapai dengan menitikberatkan pada kesejahteraan tetapi tidak mengabaikan keamanan.
Kesejahteraan dan kemanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional dan merupakan nilai intrinsik yang ada padanya. Dalam realisasinya kondisi kesejahteraan dan keamanan dapat dicapai dengan menitikberatkan pada kesejahteraan tetapi tidak mengabaikan keamanan.
2. Asas komprehensif integral atau menyeluruh terpadu
Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh menyeluruh dan terpadu dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang, serasi, dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh menyeluruh dan terpadu dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang, serasi, dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
3. Asas mawas ke dalam & mawas ke luar
a). mawas ke dalam; bertujuan untuk menumbujkan hakikat, sifat, dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh.
b). mawas ke luar; bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan ikut berperan serta menghadapi dan mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri, serta menerima kenyataan adanya saling interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional.
a). mawas ke dalam; bertujuan untuk menumbujkan hakikat, sifat, dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh.
b). mawas ke luar; bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan ikut berperan serta menghadapi dan mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri, serta menerima kenyataan adanya saling interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional.
4. Asas kekeluargaan
Asas kekeluargaan mengandung keadilan, kearifan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Asas kekeluargaan mengandung keadilan, kearifan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
E. Sifat-sifat Ketahanan Nasional
- Mandiri
- Dinamis
- Wibawa
- Konsultasi dan kerjasama
F. Landasan Ketahanan Nasional
- Pancasila
- UUD 1945
- Wawasan Nusantara
G. Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional
- Kedudukan : Ketahanan nasional merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan, wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual, yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional.
- Fungsi : Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter – regional (wilayah), inter – sektoral maupun multi disiplin. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotak-kotak (sektoral).
Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi, maka akan timbul
pemborosan waktu, tenaga dan sarana, yang bahkan berpotensi dalam
cita-cita nasional. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar
pembangunan nasional. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam
pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan
secara terpadu, yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program.
Senin, 19 Maret 2012
Jalan-jalan ke Kota Tua
Diposting oleh Tika Yuliasih | di 07.42 | 0 komentarPada saat liburan akhir semester 2 yang lalu, saya dan temen-teman mengunjungi Kota Tua.
Agar sampai di tempat tujuan saya dan teman saya menggunakan transportasi kereta api, harganya cukup murah, kalau tidak salah harga tiket perorang itu hanya Rp. 5500 saja,. harga yg pas buat kami para pelajar yang ingin liburan dengan biaya murah.
Kami berangkat dari stasiun Pondok China Depok, dan berakhir di Stasiun Kota. dari stasiun kota kami hanya tinggal berjalan kaki saja supaya sampai di tempat tujuan, hemat kan?? seru pula,.
sesampainya di tempat tujuan yang pertama kami lakukan adalah berfoto-foto ria untuk mengabadikan liburan kamu di kamera yang dibawa oleh salah satu teman kami.
setelah merasa cukup berpose dengan gaya cerianya masing-masing kami pun berniat untuk menyewa sepeda agar bisa berkeliling di seputar kawasan Kota Tua.
Harga sewa 1 sepeda sebesar Rp. 30.000,. bukan harga yg sedikit mungkin yah bagi kantong mahasiwa hehe,. jadi kami punya ide kalo 1 sepeda dipakai untuk 2 orang. Kebetulan kami ada ber-10 orang, jadi kami bisa menyewa 5 sepeda dan 1 orang hanya mengeluarkan uang Rp. 15.000,. lumayan lah yaahh berkurang 50% hehe.
Setelah itu kami pun berkeliling di kawasan Kota Tua, ada pemandu juga tentunya.
Kami dibawa ke 5 lokasi, namun hanya 3 lokasi saja yg bisa kami kunjungi, karena kebetulan pada saat itu 2 lokasi yang akan kami kunjungi sedang tutup. kami pergi ke Pelabuhan sunda Kelapa, lalu ke museum apa gitu saya juga lupa lagi. Disetiap lokasi kami pasti berhenti untuk sekedar menikmati lingkungan sekitar sembari istirahat dan juga berfoto-foto. Setelah semua tempat dikunjungi kami kembali ke tempat semula menyewa sepeda,. karena merasa lelah setelah berkeliling kawasan Kota Tua perut kami pun berteriak ingin segera diisi., bergegaslah kami mencari tempat makan yang murah tapi juga nikmat, dan menu pilihan kami adalah pecel ayam,. hhhmmm yummyyy. Selesai makan kami bercengkrama sebentar satu sama lain lalu kami pun pulang. lelah siihh tapi menyenangkan dan tidak akan pernah terlupakan. Begitulah cerita jalan jalan saya bersama teman saya.
Langganan:
Postingan (Atom)