Jumat, 09 Maret 2012

RAHWANA

| | 0 komentar


RAHWANA
Nama lain: Raawan; Rewana; Ravan; Dasamuka; Dasagriwa; Dasakanta; Dasanana
Golongan: Rakshasa
Asal: Kerajaan Alengka
Senjata: Gada, pedang, tombak, panah, dan lain-lain.
Pasangan: Mandodari

    Dalam mitologi Hindu, Rahwana adalah tokoh utama yang bertentangan terhadap Rama dalam Sastra Hindu, Ramayana. Dalam kisah, ia merupakan Raja Alengka, sekaligus Raksasa atau iblis, ribuan tahun yang lalu.

   Rahwana dilukiskan dalam kesenian dengan sepuluh kepala, menunjukkan bahwa ia memiliki pengetahuan dalam Weda dan sastra. Karena punya sepuluh kepala ia diberi nama “Dasamukha” (bermuka sepuluh), “Dasagriva” (berleher sepuluh) dan “Dasakanta” (berkerongkongan sepuluh). Ia juga memiliki dua puluh tangan, menunjukkan kesombongan dan kemauan yang tak terbatas. Ia juga dikatakan sebagai ksatria besar.

   Ibu Rahwana adalah Kekasi, seorang puteri Raja Detya bernama Sumali. Sumali memperoleh anugerah dari Brahma sehingga ia mampu menaklukkan para raja dunia. Sumali berpesan kepada Kekasi agar ia menikah dengan orang yang istimewa di dunia. Di antara para resi, Kekasi memilih Wisrawa sebagai pasangannya. Wisrawa memperingati Kekasi bahwa bercinta di waktu yang tak tepat akan membuat anak mereka menjadi jahat, namun Kekasi tidak menerimanya meskipun diperingatkan demikian. Akhirnya, Rahwana lahir dengan kepribadian setengah brahmana, setengah raksasa. Saat lahir, Rahwana diberi nama “Dasanana” atau “Dasagriwa”, dan konon ia memiliki sepuluh kepala.     Beberapa alasan menjelaskan bahwa sepuluh kepala tersebut adalah  pantulan dari permata pada kalung yang diberikan ayahnya sewaktu   lahir, atau ada yang menjelaskan bahwa sepuluh kepala tersebut adalah simbol bahwa Rahwana memiliki kekuatan sepuluh tokoh tertentu.

   Saat masih muda, Rahwana mengadakan tapa memuja Dewa Brahma selama bertahun-tahun. Karena berkenan dengan pemujaannya, brahma muncul dan mempersilakan Rahwana mengajukan permohonan.               Mendapat kesempatan tersebut, Rahwana memohon agar ia hidup abadi, namun permohonan tersebut ditolak oleh Brahma. Sebagai gantinya, Rahwana memohon agar ia kebal terhadap segala serangan dan selalu unggul di antara para dewa, makhluk surgawi, rakshasa, detya, danawa, segala naga dan makhluk buas. Karena menganggap remeh manusia, ia tidak memohon agar unggul terhadap mereka. Mendengar permohonan tersebut, Brahma mengabulkannya, dan menambahkan kepandaian menggunakan senjata dewa dan ilmu sihir.

    Setelah memperoleh anugerah Brahma, Rahwana mencari kakeknya, Sumali, dan memintanya kuasa untuk memimpin tentaranya. Kemudian ia melancarkan serangannya menuju Alengka. Alengka merupakan kota yang permai, diciptakan oleh seorang arsitek para dewa bernama Wiswakarma untuk Kubera, Dewa kekayaan. Kubera juga merupakan putera Wisrawa, dan bermurah hati untuk membagi segala miliknya kepada anak-anak Kekasi. Namun Rahwana menuntut agar seluruh Alengka menjadi miliknya, dan mengancam akan merebutnya dengan kekerasan. Wisrawa menasihati Kubera agar memberikannya, sebab sekarang Rahwana tak tertandingi.

   Ketika Rahwana merampas Alengka untuk memulai pemerintahannya, ia dipandang sebagai pemimpin yang sukses dan murah hati. Alengka berkembang di bawah pemerintahannya. Konon rumah yang paling miskin sekalipun memiliki kendaraan dari emas dan tidak ada kelaparan di kerajaan tersebut.

    Setelah keberhasilannya di Alengka, Rahwana mendatangi Dewa Siwa di kediamannya di gunung Kailasha. Tanpa disadari, Rahwana mencoba mencabut gunung tersebut dan memindahkannya sambil main-main. Siwa yang merasa kesal dengan kesombongan Rahwana, menekan Kailasha dengan jari kakinya, sehingga Rahwana tertindih pada waktu itu juga.    Kemudian Gana datang untuk memberitahu Rahwana, pada siapa ia harus bertobat. Lalu Rahwana menciptakan dan menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Siwa, dan konon ia melakukannya selama bertahun-tahun, sampai Siwa membebaskannya dari hukuman. Terkesan dengan keberanian dan kesetiaannya, Siwa memberinya kekuatan tambahan, khususnya pemberian hadiah berupa Chandrahasa (pedang-bulan), pedang yang tak terkira kuatnya. Selanjutnya Rahwana menjadi pemuja Siwa seumur hidup. Rahwana terkenal dengan tarian pemujaannya kepada Siwa yang bernama “Shiva Tandava Stotra”. Semenjak peristiwa tersebut ia memperoleh nama ‘Rahwana’, berarti “(Ia) Yang raungannya dahsyat”, diberikan kepadanya oleh Siwa – konon bumi sempat berguncang saat Rahwana menangis kesakitan karena ditindih gunung.

   Dengan kekuatan yang diperolehnya, Rahwana melakukan penyerangan untuk menaklukkan ras manusia, makhluk jahat (asura – rakshasa – detya – danawa), dan makhluk surgawi. Setelah menaklukkan Patala (dunia bawah tanah), ia mengangkat Ahirawan sebagai raja. Rahwana sendiri menguasai ras asura di tiga dunia. Karena tidak mampu mengalahkan Wangsa Niwatakawaca dan Kalakeya, ia menjalin persahabatan dengan mereka. Setelah menaklukkan para raja dunia, ia mengadakan upacara yang layak dan dirinya diangkat sebagai Maharaja.

   Oleh karena Kubera telah menghina tindakan Rahwana yang kejam dan tamak, Rahwana mengerahkan pasukannya menyerbu kediaman para dewa, dan menaklukkan banyak dewa. Lalu ia mencari Kubera dan menyiksanya secara khusus. Dengan kekuatannya, ia menaklukkan banyak dewa, makhluk surgawi, dan bangsa naga.

    Selain terkenal sebagai penakluk tiga dunia, Rahwana juga terkenal akan petualangannya menaklukkan para wanita. Rahwana memiliki banyak istri, yang paling terkenal adalah Mandodari, putera Mayasura dengan seorang bidadari bernama Hema. Ramayana mendeskripsikan bahwa istana Rahwana dipenuhi oleh para wanita cantik yang berasal dari berbagai penjuru dunia. Dalam Ramayana juga dideskripsikan bahwa di Alengka, semua wanita merasa beruntung apabila Rahwana menikahinya. Dua legenda terkenal menceritakan kisah pertemuan Rahwana dengan wanita istimewa.

   Wanita istimewa pertama adalah Wedawati, seorang pertapa wanita. Wedawati mengadakan pemujaan ke hadapan Wisnu agar ia diterima menjadi istrinya. Ketika Rahwana melihat kecantikan Wedawati, hatinya terpikat dan ingin menikahinya. Ia meminta Wedawati untuk menghentikan pemujaannya dan ia merayu Wedawati agar bersedia untuk menikahinya. Karena Wedawati menolak, Rahwana mencoba untuk melarikannya. Kemudian Wedawati bersumpah bahwa ia akan lahir kembali sebagai penyebab kematian Rahwana. Setelah berkata demikian, Wedawati membuat api unggun dan menceburkan diri ke dalamnya. Bertahun-tahun kemudian ia bereinkarnasi sebagai Sita, yang diculik oleh Rahwana sehingga Rama turun tangan dan membunuh Rahwana.

   Setelah pos jaga para raksasa di Yanasthana dihancurkan oleh Rama dan Laksmana, berita tersebut disampaikan kepada Rahwana. Menteri Rahwana yang bernama Akampana menyarankan agar Rahwana mau menculik Sita, namun niat tersebut ditolak oleh Marica. Setelah adik perempuan Rahwana yang bernama Surpanaka mengadu bahwa dua orang kesatria telah melukainya, Rahwana marah besar. Ia segera menuju ke kediaman Marica untuk meminta bantuan, tanpa mempedulikan nasihat baik dari Marica. Setelah rencana disusun,    Marica menyamar menjadi kijang kencana untuk mengalihkan perhatian Rama, sedangkan Rahwana menyamar menjadi seorang brahmana tua yang lemah. Ketika Rama dan Laksmana berada jauh, Rahwana segera menjangkau Sita, dan setelah itu Sita dibawa kabur. Sita disekap di taman Asoka, letaknya di dalam lingkungan istana Rahwana di kerajaan Alengka. Di sana, Rahwana berkali-kali mencoba merayu Sita namun tidak pernah berhasil.

   Tindakan Rahwana mengundang kemarahan Rama. Dengan bantuan dari raja wanara bernama Sugriwa, Rama menggempur Alengka. Untuk mengantisipasi serangan Rama, Rahwana mengirimkan pasukan terbaiknya yang dipimpin oleh raksasa-raksasa kuat. Serangan pertama dilakukan oleh Hanoman pada saat ia datang ke Alengka sebagai mata-mata untuk menemui Sita. Dalam pertempuran tersebut, putera Rahwana yang bernama Aksayakumara gugur. Dalam pertempuran selanjutnya, para menteri dan kerabat Rahwana gugur satu persatu, termasuk Indrajit putera Rahwana dan Kumbakarna adik Rahwana.

    Pada hari pertempuran terakhir, Rahwana maju ke medan perang sendirian dengan menaiki kereta kencana yang ditarik delapan ekor kuda terpilih. Ketika ia keluar dari Alengka, langit menjadi gelap oleh gerhana matahari yang tak terduga. Beberapa orang berkata bahwa itu merupakan pertanda buruk bagi Rahwana yang tidak menghiraukannya sama sekali. Pertempuran terakhir antara Rama dengan Rahwana berlangsung dengan sengit. Pada pertempuran itu, Rama menaiki kereta Indra dari sorga, yang dikemudikan oleh Matali. Setiap Rama mengirimkan senjatanya untuk menghancurkan Rahwana, raksasa tersebut selalu dapat bangkit kembali sehingga membuat Rama kewalahan. Untuk mengakhiri riwayat Rahwana, Rama menggunakan senjata Brahmastra yang tidak biasa. Senjata tersebut menembus dada Rahwana dan merenggut nyawanya seketika.

   Salah satu versi Ramayana menceritakan bahwa Rahwana tidak mampu dibunuh meski badannya dihancurkan sekalipun, sebab ia menguasai ajian Rawarontek serta Pancasona. Untuk mengakhiri riwayat Rahwana, Rama menggunakan senjata sakti yang dapat berbicara bernama Kyai Dangu. Senjata tersebut mengikuti kemana pun Rahwana pergi untuk menyayat kulitnya. Setelah Rahwana tersiksa oleh serangan Kyai Dangu, ia memutuskan untuk bersembunyi di antara dua gunung kembar. Saat ia bersembunyi, perlahan-lahan kedua gunung itu menghimpit badan Rahwana sehingga raja raksasa itu tidak berkutik. Menurut cerita, kedua gunung tersebut adalah kepala dari Sondara dan Sondari, yaitu putera kembar Rahwana yang dibunuh untuk mengelabui Sita. Versi ini ditampilkan oleh R. A. Kosasih dalam komik Ramayana karyanya.

   Rahwana memiliki banyak kerabat dan saudara yang disebutkan dalam Ramayana. Karena sulit menemukan data-data mengenai mereka selain Ramayana, tidak banyak yang diketahui tentang mereka. Menurut Ramayana, ibu Rahwana adalah puteri seorang Detya bernama Kekasi, menikahi seorang pertapa bernama Wisrawa. Rahwana memiliki kakek bernama Pulastya, putera Brahma. Dari pihak ibunya,  Rahwana memiliki kakek bernama Sumali, dan ia memiliki paman bernama Marica, putera Tataka, saudara Malyawan. Rahwana memiliki tiga istri, dan tujuh putera.
Tujuh putera Rahwana yaitu:
1. Indrajit alias Megananda
2. Prahasta
3. Atikaya
4. Aksa alias Aksayakumara
5. Dewantaka
6. Narantaka
7. Trisirah

   Selain itu, Rahwana memiliki enam saudara laki-laki dan dua saudara perempuan. Saudara-saudaranya tersebut terdiri dari tiga saudara kandung dan lima saudara tiri. Saudara-saudara Rahwana yaitu:
1. Kubera, kakak tiri Rahwana, lain ibu namun satu ayah. Raja Alengka sebelum Rahwana. Ia merupakan dewa penjaga arah utara, sekaligus dewa kekayaan.
2. Kumbakarna, adik kandung Rahwana. Rakshasa yang tidur selama enam bulan dan bangun selama enam bulan karena anugerah Brahma.
3. Wibisana, adik kandung Rahwana. Penasihat di Kerajaan Alengka.
4. Kara, adik tiri Rahwana. Raja dan pelindung perbatasan Alengka yang bernama Janasthan atau Yanasthana di Chitrakuta.
5. Dusana, adik tiri Rahwana. Patih di Yanasthana.
6. Ahirawana, adik tiri Rahwana. Raja di Patala.
7. Kumbini, adik tiri Rahwana. Istri rakshasa Madhu, ibu dari Lawanasura.
8. Surpanaka, adik kandung Rahwana. Rakshasi yang tinggal di Yanasthana, dilukai oleh Laksmana. Ia mengadu kepada Kara dan Rahwana, dan merupakan biang keladi yang menyebabkan permusuhan antara Rama dan Rahwana.
leer más...

KEWAJIBAN SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA

| | 0 komentar


KEWAJIBAN SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA
Kewajiban adalah suatu beban atau tanggungan yang bersifat kontraktual. Dengan kata lain kewajiban adalah sesuatu yang sepatutnya diberikan ataupun yang kita terima.
Kewajiban Warga Negara Indonesia diantaranya:
ü  Wajib menaati hukum dan pemerintahan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi: “segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
ü  Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan  : “setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.
ü  Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 28J ayat 1 mengatakan : “Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain”
ü  Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.”
ü  Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara".
leer más...

HAK SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA

| | 0 komentar

Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya..
Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28, yang menetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan, dan sebagainya, syarat-syarat akan diatur dalam undang-undang. Pasal ini mencerminkan bahwa negara Indonesia bersifat demokrasi. Pada para pejabat dan pemerintah untuk bersiap-siap hidup setara dengan kita. Harus menjunjung bangsa Indonesia ini kepada kehidupan yang lebih baik dan maju. Yaitu dengan menjalankan hak-hak dan kewajiban dengan seimbang. Dengan memperhatikan rakyat-rakyat kecil yang selama ini kurang mendapat kepedulian dan tidak mendapatkan hak-haknya.
Hak sebagai Warga Negara Indonesia diantaranya :
Ø Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2).
Ø Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.”(pasal 28A).
Ø Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1).
Ø Hak atas kelangsungan hidup. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan Berkembang”
Ø Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. (pasal 28C ayat 1)
Ø  Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. (pasal 28C ayat 2).
Ø Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum.(pasal 28D ayat 1).
Ø Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama, hak untuk tidak diperbudak,
Ø Hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. (pasal 28I ayat 1).
leer más...

Senin, 09 Januari 2012

kebutuhan usaha

| | 1 komentar


       Sebelumnya saya telah membahas cara membaca peluang usaha khususnya dikalangan mahasiswa.
       Kali ini saya akan membahas apa saja sih yang dibutuhkan dan diperhatikan dalam sebuah usaha selain dari modal dan ketekadan yang kita miliki.
       Kita harus tahu seberapa besar modal awal yang harus kita pakai dalam menjalalni usaha tersebut, itupun harus kita lihat dari jenis usahanya. Jika usaha besar mungkin butuh modal besar, namun berhubung kita ini adalah mahasiswa, maka saya akan ambil contoh usaha jual pulsa. Yang dibutuhkan dalam sebuah usaha jual pulsa yaitu handphone (sudah pasti) dan modal terutama. usaha jual pulsa sebenarnya tidak membutuhkan modal yang besar, apalagi sekarang banyak counter-counter yang ingin merekrut downline banyak sehingga sebisa mungkin mereka memberi harga murah dan terjangkau agar mereka dapat merekrut orang banyak juga mendapatkan keuntungan dengan cepat.
       Dalam manajemenya usaha jual pulsa kini hanya membutuhkan modal 50.000, modal yang cukup sedikit untuk memulai usaha, disarankan untuk mengurangi resiko kita jangan lgsung mengeluarkan uang besar, cukup sekitar 50.000-100.000 dulu saja. Apabila sudah diketahui seberapa keuntungan kita, barulah kita tambah-tambah lagi.
       Persaingan yang dihadapi cukup banyak, karena hampir disetiap jalan pasti kita selalu liat ada counter pulsa, namun kita harus tetap yakin dengan usaha yang dijalani
       Untuk barang subtitusi bagi jual pulsa mungkin saya tidak terbayang, tapi kenapa kita tidak menambah usaha lain, seperti jual sepatu, tas atau accesoris. Walau bukan barang subtitusi tapi kemungkinan minatnya pun tidak sedikit.
leer más...

Selasa, 27 September 2011

MEMBACA PELUANG USAHA

| | 0 komentar

Peluang usaha bukan hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang sudah lulus pendidikan saja, namun bagi yang sedang menjalankan pendidikanya pun mereka dapat membuka peluang usaha untuk dirinya sendiri.
Misalnya saja di kalangan mahasiswa, sebenarnya banyak sekali peluang bagi mahasiwa untuk dapat menambah uang jajannya dengan cara usaha, seperti berjualan pulsa, aksesoris, tas sampai sepatu.
Mungkin akan banyak yang tertarik dengan barang tersebut, karena barang-barang tersebut adalah temen setia keseharian mereka.
Mahasiswa yang mempunyai handphone dan hampir semua mahasiswa mempunyai handphone pasti akan sangat membutuhkan pulsa untuk membantu kelancaran berkomunikasi dengan teman-temannya.
Begitupun dengan aksesoris, tas dan sepatu. Bagi sebagian mahasiwa khususnya wanita, trend mode saat ini sangat diperhatikan, coba saja kita tawarkan aksesoris, tas dan sepatu dengan model sederhana  tapi sangat cocok dengan trend anak muda zaman sekarang, pasti mereka akan menyerbu dan sibuk memilih mana yang cocok untuk mereka kenakan, lebih-lebih untuk wanita yang sangat mengutamakan penampilan biar ga di bilang ketinggalan zaman.
Namun tentu saja dalam sebuah usaha kita harus siap segala-galanya, mulai dari hal mental, kepercayaan diri, keberanian, modal sampai resiko yang akan kita hadapi.
Setiap usaha pasti mempunyai resikonya tersendiri, mulai dari usaha kecil-kecilan, sampai usaha yang ruang lingkupnya besar yang tentu resikonya pun akan lebih berat.
Namun itulah jiwa seorang usahawan, harus siap mental jika terjadi resiko di kedepannya.
 
leer más...

Kamis, 05 Mei 2011

Comment of Poverty in Indonesia

| | 0 komentar

            I think poverty in Indonesia was not only due to high unemployment, but also because 
   the government did not think too much about the fate of small people.
 
            The unemployment rate in Indonesia was caused by the limited job opportunities. Government supposed to open a broad field of work so that the level of poverty in Indonesia could be reduced.
 
            Until now, Indonesia's poverty can not be overcome, then it is necessary awareness of each party, either from government or from society itself.
 
                     Komentar Kemiskinan di Indonesia
            Menurut saya kemiskinan di Indonesia itu bukan hanya disebabkan tingkat pengangguran yang tinggi , namun juga karena pemerintah tidak terlalu memikirkan nasib rakyat kecil.
            Tingkat pengangguran di Indonesia pun disebabkan karena lapangan kerja yang terbatas. Seharusnya Pemerintah dapat membuka lapangan pekerjaan yang luas sehingga tingkat kemiskinan di Indonesia dapat berkurang.
            Sampai saat ini kemiskinan di Indonesia belum dapat diatasi, maka dari itu diperlukan kesadaran dari masing-masing pihak, baik itu dari Pemerintah maupun dari masyarakat itu sendiri.
leer más...

Senin, 25 April 2011

Perbedaan Worker dan Staff

| | 1 komentar



Sebenarnya worker dan staff jika dilihat secara bersamaan memang tidak ada bedanya, worker dan staff sama-sama bekerja untuk mendapatkan uang. Namun jika ditelusuri secara mendetail tentu worker dan staff jelas berbeda.

Disini kita bahas worker terlebih dahulu. Dilihat dari upahnya, worker lebih kecil upahnya dari staff, biasanya worker jam kerjanya lebih padat daripada staff, namun pekerjaan worker tidak lebih berat dari staff, untuk menjadi worker tidak perlu pendidikan yang sangat tinggi, meskipun terkadang di suatu perusahaan memilih karyawannya atas dasar pendidikan. Lain halnya dengan staff, biasanya seorang staff memiliki pendidikan yang tinggi dan keahlian yang khusus juga terlatih, otomatis akan mempengaruhi upah seorang staff tersebut, karena itulah upah seorang staff lebih besar daripada worker, namun seorang staff mempunyai tanggung jawab yang lebih berat daripada worker.

Intinya antara worker dan staff mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
leer más...

Pengikut

About Me

Depok, Jawa Barat
Just a simple girl... ;)
 
 

Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
Ir Arriba